PEMANFAATAN ICT MENUJU KOPERASI MODERN


PEMANFAATAN ICT MENUJU KOPERASI MODERN

(Oleh : Dra. Nurhana, M.Si / Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten)

 

Koperasi dikatakan berhasil dan maju sangat tergantung peranannya pada pengurus dan pengelola koperasi. Oleh karenanya dalam memudahkan dan lebih menjamin keakurasian juga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi. Maka dibutuhkan Information Comunication Technologi (ICT) berupa software yang sesuai dengan kebutuhan system keuangan dan akuntansi koperasi, sehingga pengurus mampu merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan program kerja yang ditetapkan anggota dalam rapat anggota, khususnya dalam pengelolaan keuangan koperasi.

Berhasil tidaknya suatu koperasi dalam menjalankan unit usahanya, sangat bergatung pada peranan pengelola koperasi yaitu pengurus dan pengawas. Pengurus dituntut untuk mampu merencanakan, mengorganisasi, dan melaksanakan program kerja yang ditetapkan anggota dalam rapat anggota, khususnya dalam memenuhi target pengelolaan simpan pinjam di koperasinya. Sementara itu pengawas dituntut mampu mengawasi kinerja pengurus serta mampu mengendalikan kegiatan usaha  agar tidak menyimpang dari ketentuan koperasi. Ukuran kinerja koperasi khususnya bidang keuangan, disajikan dalam laporan keuangan sebagai sebuah proses akuntansi dan merupakan pertanggungjawaban baik pengurus maupun pengawas.

Mengingat begitu pentingnya peranan laporan keuangan koperasi sebagai alat dalam mengemban amanat rapat anggota, maka diperlukan suatu upaya peningkatan kualitas SDM koperasi untuk memahami apa dan bagaimana penyusunan laporan keuangan koperasi. Upaya peningkatan kualitas SDM tersebut tentunya perlu ditunjang dengan ketersediaan materi relevan yang disusun dengan mempertimbangkan kelayakan aplikasi softwarenya.

Peranan laporan keuangan begitu sangat penting dan strategis dalam mengemban amanat rapat anggota, maka diperlukan suatu upaya peningkatan kualitas sarana pengelolaan dan SDM koperasi (pengurus/pengelola, dan karyawan) untuk memahami apa dan bagaimana menggunakan software  yang mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan koperasi. Upaya peningkatan kualitas sarana dan SDM tersebut tentunya perlu ditunjang dengan ketersediaan software materi akuntansi koperasi yang relevan, modern, on line dan disusun dengan mempertimbangkan ketentuan Standar Akuntansi Koperasi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) serta dapat digunakan oleh semua jenis koperasi, seperti : Koperasi Produsen, Konsumen, Koperasi Jasa dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) baik yang pola konvensional maupun syariah. Dengan system software ini maka koperasi dimungkinkan untuk melayani anggotanya dalam menerima tabungan anggota, pembayaran telephon, pembayaran leasing kendaraan, PLN, pengiriman uang seperti western union , penjualan pulsa, penjualan tiket pesawat atau kereta api, dsb. 

Untuk itu, dibutuhkan pelatihan akuntansi dan sistem keuangan koperasi berbasis komputer on line sesuai dengan basic SAK  ETAP (Sistem Akuntansi Koperasi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) sebagai pedoman akuntansi koperasi.

Dalam kaitan tersebut dan sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan pengelolaan koperasi yang baik berbasis Information Comunication Technologi (ICT) menuju Koperasi Modern, maka Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Koperasi dan UMKM pada hari Kamis s/d Jumat, tanggal 17 hingga 18 April 2014 lalu telah melaksanakan kegiatan : Bimtek Pemanfaatan ICT Bagi Pengembangan Sistem Keuangan Koperasi bertempat di Hotel Sol Elite Marbella Anyer.

Adapun peserta Bimtek ini terdiri dari 40 orang yang mewakili 40 Koperasi yang pernah mendapat bantuan permodalan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI pada tahun 2012 dan 2013 berupa Bantuan Program Pengembangan Koperasi Wanita/Perkassa (Perempuan Kuat Sehat dan Sejahtera) dan Bantuan Program Pengembangan Koperasi Perkotaan dan Perdesaan. Diharapkan setelah mengikuti Bimtek ini maka Koperasi bisa mengaplikasikan software ini. Sedangkan software ICT yang digunakan pada Bimtek ini adalah Software USSI PINBUK yang telah banyak digunakan oleh Koperasi BMT (Baitul Mal wa Tamwil) atau Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSP Syariah), Koperasi Karyawan, Koperasi Produsen, Koperasi Konsumen dan Koperasi Jasa. PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil) mengagas software USSI ini didukung oleh Cendikiawan-cendikiawan dari ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) dan software ini telah merambah ke berbagai kota dalam membantu pengelolaan Koperasi menuju koperasi modern.


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan